Jumat, 30 Oktober 2015

Bersinarnya Kembali


22 Warga Kota Mojokerto Jalani Operasi Katarak Gratis


22 Warga Kota Mojokerto Jalani Operasi Katarak Gratis Written By Satu Jurnal on Selasa, 27 Oktober 2015 | 21.58 Mojokerto-(satujurnal.com) Sebanyak 22 warga Kota Mojokerto penderita penyakit katarak menjalani operasi gratis di Puskesmas Wates Jalan Raya Lawu, Kecamatan Magersari, Selasa (17/10/2015). Walikota Mojokerto Mas’ud Yunus berada di tengah warga yang akan menjalani operasi.  Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto, Christiana Indah Wahyu mengatakan, kegiatan operasi katarak gratis ini sudah tahun ke-7 yang dilaksanakan oleh Pemkot Mojokerto bekerjasama dengan Rumah Sakit Mata Masyarakat (RSMM) Jawa Timur sejak tahun 2008 lalu. Hingga tahun 2014 kemarin Pemkot menyelesaikan operasi katarak sebanyak 314 kornea mata dan setiap tahun jumlahnya terus berkurang. "Dengan berkurangnya penderita katarak bukan berarti selanjutnya Pemkot tidak melaksanakan operasi indera," katanya.  Untuk meminimalisir penderita katarak, dimulai dengan melaksanakan pemeriksaan untuk anak-anak Taman Kanak-Kanak. Sehingga kita bisa melaksanakan intervensi ketika terjadi kelainan khusus pada mata.  Setelah melakukan screening mata dan selanjutnya akan diperiksa indera pendengarannya. “Karena yang paling berperan penting untuk produktifitas hidup manusia adalah indera mata dan telinga,” urainya. Walikota Mas’ud Yunus usai meninjau dan berinteraksi langsung dengan warga yang mendapatkan operasi katarak gratis mengatakan bahwa setiap tahun jumlah peserta operasi katarak gratis semakin menurun.   “Alhamdulillah jumlahnya semakin tahun semakin menurun. Mudah-mudahan ini merupakan indikator adanya penurunan penyakit kebutaan di Kota Mojokerto. Tujuannya untuk meningkatkan produktifitas masyarakat Kota Mojokerto,” tutur Walikota. Indera mata, ujarnya, merupakan indera yang sangat vital dan menentukan kualitas dan tinggi rendahnya produktifitas masyarakat.   “Harapan kami dengan bebasnya Kota Mojokerto dari penyakit kebutaan akan meningkatkan produktifitas masyarakat dan otomatis akan meningkatkan kesejahteraan dari masyarakat itu sendiri,” tegas Walikota. Hal ini juga bagian dari upaya mewujudkan Indonesia sehat dan sesuai dengan visi terwujudnya Kota Mojokerto sebagai service city yang maju, sehat, cerdas, sejahtera dan bermoral. (one)

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu

Selasa, 22 September 2015

Waspada !!!

Waspada ! Air Minum Rumah Tangga Tercemar Ecoli dan Logam Berat





Mojokerto-(satujurnal.com) Fakta mengejutkan soal kandungan air minum rumah tangga diungkap Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto. Hasil uji lab dinas ini menyebutkan, dari 40 kantong air minum rumah tangga di empat kecamatan, mayoritas tercemar ecoli.  ’’Dari 40 sampel yang kita ambil, yang positif ecoli mencapai 82,5 persen,’’ kata Siti Asiah, plt kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto, Kamis (17/9/2015). Itu artinya, yang tercemar ecoli sebanyak 33 sampel. Sementara yang tidak tercemar ecoli hanya tujuh. Pengambilan sampel tersebut dilakukan di empat kecamatan yakni Sooko, Trowulan, Puri dan Mojoanyar. Bakteri ecoli muncul dari kotoran manusia. Jika sampai terkonsumsi, bakteri tersebut bisa menyebabkan diare.  ’’Agar bakteri ecoli itu mati, minimal air minum harus direbus dan dibiarkan mendidih selama tiga menit,’’ tuturnya. Ada sejumlah hal yang bisa menyebabkan munculnya bakteri ecoli dalam air minum rumah tangga. Diantaranya adalah terlalu dekatnya jarak sumber air alias sumur dengan pembuangan kotoran.  ’’Minimal jarak sumur dengan septitank adalah 10 meter,’’ ucapnya.  Hal itu diperlukan agar resapan kotoran tidak merembes ke sumber air minum. Selain kandungan ecoli, air minum rumah tangga yang diuji ternyata juga banyak yang menunjukkan telah tercemar logam berat.  Walaupun tidak semua sampel tersebut juga diuji kandungan logam beratnya. Namun dari tujuh sampel yang diuji logam berat, hanya ada tiga atau 42,9 persen yang memenuhi syarat. Sementara  sisanya sebanyak empat sampel atau setara dengan 57,1 persen tidak memenuhi syarat. Ini menunjukkan bahwa air minum rumah tangga sudah banyak yang tercemar logam berat. (one)



Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu

Rabu, 29 Juli 2015

e-KTP

Stok Blanko e-KTP Habis, Dispenduk Kota Mojokerto Pakai KTP Sementara

Kamis, 23 Juli 2015 15:29 WIB


MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Mandegnya stok blanko Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) dari pemerintah pusat membuat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Mojokerto kelabakan. Akibatnya, dinas ini menghentikan sementara pelayanan pencetakan KTP elektronik. Untuk sementara, Dispenduk mengganti KTP dengan surat keterangan atau KTP Sementara.
Kabid Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Mojokerto, Acim Dartasim mengatakan, langkah penggantian e-KTP dengan surat keterangan atau KTP sementara diambil karena blanko untuk menerbitkan e-KTP saat ini sedang kosong. “Kekosongan blanko e-KTP sejak bulan Juni lalu,” terang Acim, Kamis (22/7).
Acim menyebut, pihaknya sudah mengajukan pengadaan 30.000 keping blanko e-KTP ke pemerintah pusat. Namun, ia mengaku baru menerima sebanyak 3.186 keping. 
“Sampai sekarang kami masih menunggu penambahan dari pusat, karena blanko KTP Elektronik sekarang masih proses lelang di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil,” katanya.
Menurut Acim, sampai saat ini pihaknya sudah menerbitkan sekitar 400 KTP sementara. “KTP sementara bisa diterbitkan hanya untuk yang sudah rekam data KTP elektronik,” imbuhnya.
Dalam KTP sementara, lanjut Acim, tercantum NIK, foto dan tandatangan yang bersangkutan. 
“Semuanya data (KTP sementara) terintegrasi dengan SIAK (sistem administrasi kependudukan),” tukasnya.

Sedangkan masa berlaku KTP sementara, ujar Acim, sampai ada pencetakan e-KTP. “Kalau sudah bisa dilakukan pencetakan e-KTP, surat keterangan otomatis tidak berlaku lagi. Jadi sepanjang blanko (e-KTP) ada langsung kita cetak karena datanya sudah terekam,” katanya.
Kekosongan blanko e-KTP, kata Acim, bukan hanya terjadi di Kota Mojokerto saja. Namun hampir di seluruh wilayah Indonesia. “Jadi bukan hanya di Kota Mojokerto,” tandasnya. (yep/rvl)

Rabu, 10 Juni 2015

DUKUNGAN PEMERINTAH TERHADAP UMKM

Pemkot Mojokerto Dukung Pelaku UKM dan IKM

Jumat, 24 April 2015  09:26
Pemkot Mojokerto Dukung Pelaku UKM dan IKM


MOJOKERTO (BM) - Program Pemkot Mojokerto untuk pembiayaan kepada pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan industri kecil menengah (IKM) jilid 2 nampaknya segera bergulir.
 
Ini setelah adanya penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama (MoU) program Pembiayaan Usaha Syariah (PUSYAR) 2015 oleh empat pihak terkait yang berlangsung di ruang kerja Walikota, pada Kamis (23/4). 
 
Keempat pihak yang turut serta dalam menandatangani perjanjian adalah Choirudin bertindak sebagai Direktur Utama PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), Soemarjono pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, Hendy Purwanto Ketua Lembaga Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), dan Mas’ud Yunus Walikota bertindak selaku Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Mojokerto.                
 
PUSYAR adalah kegiatan pembiayaan kepada pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan industri kecil menengah (IKM) oleh PT BPRS Kota Mojokerto dengan sistem akad Murobahah yang beban biaya margin, asuransi dan administrasinya ditanggung oleh BAZNAS Kota Mojokerto dengan menggunakan dana infaq. 
 
Proses verifikasi dan rekomendasi dilakukan oleh Diskoperindag Kota Mojokerto serta pembinaan manajemen usaha dan keuangannya dilaksanakan oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).
 
“Jadi dengan meminjam dana di BPRS melalui program PUSYAR ini, masyarakat dapat meminjam dana tanpa bunga, tanpa biaya administrasi dan tanpa biaya asuransi,” kata Mas’ud Yunus. 
Nota kesepahaman ini bertujuan untuk melaksanakan program PUSYAR dan memberikan kemanfaatan dan kesejahteraan bagi UKM dan IKM. BPRS menyediakan dana untuk peserta program PUSYAR sebesar Rp 1.500.000.000.
 
Dengan program PUSYAR ini masyarakat dapat pinjaman yang besarnya minimal Rp 750.000 dan maksimal Rp 10.000.000 dengan akad Murabahah. Selain program PUSYAR tersebut, mulai tahun ini terdapat program PUSYAR unggulan atau PUSYAR jilid 2. Pusyar unggulan ini menyediakan permodalan mulai Rp 10 juta hingga Rp 50 juta rupiah.
 
Hanya saja yang dapat mengakses yaitu UKM dan IKM yang bergerak dalam bidang ekonomi kreatif yang menjual produk unggulan khas Kota Mojokerto seperti usaha alas kaki, batik, handycraft, perajin miniatur perahu layar, makanan ringan dan catering.
 

“Jadi dengan PUSYAR Jilid 2 ini, saya berharap masyarakat mampu menggerakkan ekonomi lokal dan dapat bersaing dengan produk nasional maupun internasional. Sehingga masyarakat Kota Mojokerto nantinya dapat bersaing dalam persaingan bebas masyarakat ekonomi asean (MEA),” harapnya. (gie)

Minggu, 07 Juni 2015

MARI BERINOVASI

Walikota Berharap Petani Berinovasi di Penyediaan Bibit

Selasa, 28 April 2015  09:45


Walikota Berharap Petani Berinovasi di Penyediaan Bibit



MOJOKERTO (BM) - Bantuan alat mesin pertanian berupa hand tractor roda 2 dari Kementrian Pertanian (Kementan) diterima 10 kelompok tani di Kota Mojokerto. Penyerahan dilakukan Walikota, Mas’ud Yunus dan Komandan Kodim 0815 Letkol (Inf) Djohan Darmawan di halaman Koramil Kecamatan Prajurit Kulon. 
Bantuan alat mesin pertanian dari Kementan tersebut merupakan upaya untuk mendukung UPSUS swasembada pangan di Kota Mojokerto dalam tiga tahun ke depan. Untuk mewujudkan hal tersebut Kementan bekerja sama dengan TNI melaksanakan pendampingan dan pengawalan agar program ini dapat tercapai.                
Sementara itu, Walikota Mas’ud Yunus menyambut baik upaya inovatif dalam bidang pertanian. Mengingat luas lahan untuk persawahan di Kota Mojokerto hanya mencapai 502.425 hektar dengan luas tanam padi sebanyak 1.005 hektar dengan rata-rata produksi sebanyak 6,3 ton per hektar.
Dukungan dan upaya dari banyak pihak sangat dibutuhkan untuk mendukung upaya ini. “Maka dari itu saya turut berterima kasih kepada dandim, danramil, kepolisian dan semuanya yang turut ikut aktif mengawal upaya-upaya untuk swasembada pangan tahun 2017 mendatang. Kalau nanti di Kota Mojokerto berhasil maka barokahnya bisa dirasakan untuk semua masyarakat,” kata Walikota Mas’ud.
Untuk kelompok tani, walikota berharap petani dapat berinovasi utamanya dalam penyediaan bibit. “Kalau kelompok tani bisa memproduksi bibit padi berkualitas tinggi akan menjadi suatu yang luar biasa. Jadi meskipun lahannya sempit tapi saya berharap produktifitasnya harus tinggi,” imbuh Mas’ud. 
Setelah memberi sambutan, walikota kemudian menyerahkan secara simbolis hand tractor kepada 5 kelompok tani. Antara lain Kelompok Tani Margodadi III Kelurahan Balongsari, Kelompok Tani Gunung Anyar Kelurahan Gunung Gedangan, Kelompok Tani Mulyo Kelurahan Meri, Kelompok Tani Mulyo II Kelurahan Blooto dan Kelompok Tani Sekar Tani Kelurahan Pulorejo.

Turur hadir dalam acara tersebut, Wakil Walikota Mojokerto Suyitno, Wakil Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Ninis Suyitno, Kepala Dinas Pertanian Hari Moerti, Kapolsek Prajuritkulon, Camat Magersari, Camat Prajuritkulon dan segenap kelompok tani se-Kota Mojokerto. (gie/nov)

Kamis, 04 Juni 2015

PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH

Pelatihan Pengelolaan Sampah bagi Masyarakat

Selasa, 07 April 2015

Dalam rangka mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat, Kantor Lingkungan Hidup Kota Mojokerto menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Sampah yang dilaksanakan pada hari tanggal 7-9 April 2015 bertempat Jalan Benteng Pancasila No. 21B Mojokerto
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Adapun peserta dalam pelatihan pengelolaan sampah ini berasal dari perwakilan warga masyarakat yang ada di Kelurahan Balongsari, Pulorejo dan Kedundung. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, dimana pada hari pertama lebih difokuskan pada pemberian materi tentang pentingnya memilah dan memilih sampah sehingga dapat dijadikan benda yang lebih bermanfaat. Pada hari kedua, peserta diajak terjun langsung dengan cara praktik dalam pembuatan hasil karya yang berasal dari sampah. Sedangkan pada hari ketiga, diadakan kunjungan ke lokasi dimana proses pemilahan, pemilihan dan pemanfaatan sampah sudah dilaksanakan secara efektif, yakni di Kelurahan Jambangan Kota Surabaya.
Para peserta diharapkan memiliki tanggung jawab untuk mengajak para tetangganya menjaga kualitas lingkungan hidup di sekitar rumah masing-masing terutama masalah kebersihan dan daur ulang sampah. Para peserta juga mempunyai kewajiban untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pengolahan sampahnya kepada yang membutuhkan.

Senin, 25 Mei 2015

SOSIALISASI PELATIHAN SULAM PITA





SOSIALISASI DAN PELATIHAN SULAM PITA YANG DILAKUKAN OLEH KIM GAYUH WARTA. DENGAN BERBAGAI MACAM PRODUK SEPERTI TAPLAK MEJA, SARUNG BANTAL DLL.